Artikel
Sejarah Desa Roomo
Sejarah Desa ROOMO
.jpg)
Desa Roomo yang berjarak kurang lebih 6 km sebelah barat kota Gresik secara administrasi masuk wilaya kecamatan Manyar luasnya mencapai 364 Ha.lokasinya yang dulunya dikelilinggi area pertambakan dan rimbunan rumpun bambu dan sekarang di kelilinggi pabrik pabrik besar seperti PT.Petrokimia Gresik, PT,Smelting, PT.Petro central, PT.PJA ,PT.Linde, PT.Petro Widada PT.Eterido dan masih banyak lagi dan secara fisik memang tidak berbeda jauh dengan desa lain di sekitarnya tetepi yang menonjol dari desa ini adalah adanya peninggalan sejarah yaitu MASJID AL IHSAN yang merupakan Masjid Tertua yang di bangun oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim dan dari sinilah sejarah Desa Roomo dimulai. Mengetahui lebih banyak sejarah Desa Roomo menjadi penting karena bagaimanapun juga sebelum Gresik berkembang menjadi kota pelabuhan yang cukup ramai Desa Roomo terlebih dahulu sudah menjadi tempat pelabuhannya kapal-kapal dagang yang berasal dari berbagai daerah bahkan banyak dikunjungi para pedagang yang berasal dari timur tengah dan cina, karena Desa Roomo dulu sebagai tempat pelabuhan bebas sehingga kapal dari manapun boleh singgah dan merapat baik untuk berdagang maupun untuk misi yang lain, hal tersebut dapat di buktikan bahwa disebelah barat laut desa ada tempat makam dari komunitas cina dan arab yang konon diantaranya adalah para tentara chengho dan sekarang tempat makam tersebut di namakan makam kelenteng, disamping ada makam Syekh Subakir (mbah Gelar) kemudian disebelah timur laut desa ada makam Buyut Peking karena penduduk tidak tahu nama sebenarnya maka nama kota Tiongkok di pakai sebagai nama makam (Buyut Peking / Beijing). Namun sayangnya tidak banyak dilakukan penelitian tentang kedudukan dan peran Desa Roomo dimasa-masa lalu terutama perannya sebagai pusat penyebaran agama Islam di indonesia sekarang jika orang mendengar kata Roomo maka selalu di ingatkan kepada masjid tertua di Gresik dan Pohon Asem Manak (pohon asam yang beranak pohon beringin) yang berukuran besar berdiameter kurang lebih 3 meter (sekarang di tempati bangunan pukesmas pembantu) yang menurut penelitian bahwa yang dilakukan pertama kali Maulana Malik Ibrahim dalam menyebarkan agama Islam di desa Roomo ditandai dengan penanaman pohon Asam dan membangun Masjid yang sekaligus berfungsi sebagai pesantren, keberadaan Masjid Al-Ihsan ini merupakan bukti sejarah behwa desa Roomo merupakan tonggak awal bagi kejayaan Gresik pada masa lalu.
Nama Desa Roomo ada versi yang mengatakan nama Desa Roomo diambil dari bahasa jawa yang berarti Bapak karena dalam misi perjalanan Maulana Malik Ibrahim adalah dalam rangka mencari dan ingin mengikuti jejak ayahnya Syech Abdul Jabar Asmoro Kondi, kemudian dari sini maka tempat pertama merapatnya kapal Maulana Malik Ibrahim dalam pencarian ayahnya itulah akhirnya menjadi nama desa Roomo yang berarti bapak. Kedudukan Roomo menjadi penting di kemudian hari ketika armada Maulana untuk pertama kalinya berlabuh di desa ini bahkan dapat dikatakan bahwa kedatangan Maulana Malik Ibrahim di Desa Roomo merupakan tonggak awal bagi kejayaan Gresik di masa mendatang dan di mulainya penyebaran agama Islam di pulau jawa dan ini membuktikan bahwa Roomo merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam di tanah jawa. Sebagaimana di ceriterakan sebelum maulana malik ibrahim menjadikan Gresik sebagai pusat penyebaran agama Islam terlebih dahulu membanggun kekuatan penyangga gerakan dakwanya di Desa Roomo dan Desa Leran di dua desa ini pulalah Maulana Malik Ibrahim pertama kali membangun Masjid.
Setelah menetap sekian lama di Desa Roomo di rasa cukup kuat posisi Islam di sana maka Maulaana Malik Ibrahim bergerak ke arah timur menuju ke kota Gresik, dari sinilah kemudian Maulana Malik Ibrahim melakukan pengembangan dakwanya kembali sampai pada suatu tempat yang lebih populer disebut Desa Sawo (Kemuteran). Di desa inilah Syech Maulana malik Ibrahim membangun sebuah Masjid/Langgar dan dikenal dengan sebutan Langgar Sawo. Sebagaimana lazimnya di setiap tempat yang disinggahi selalu menggunakan masjid sebagai pusat pendidikan (pesantren) untuk membangun basis pergerakan serta kaderisasi demi cita-cita tegaknya agama Islam di tanah jawa.(Wallahu a'lamu bisshowaf).
Pelatihan SID
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP
GRAND OPENING WISATA AIR DAN KULINER TWIN LAKE DESA KEMANGI KAB. GRESIK JAWA TIMUR OLEH BUPATI
Membangun Desa Lewat Gotong Royong

